PTM di Tangsel Bertamabah Jadi 180 Sekolah

PTM di Tangsel Bertamabah Jadi 180 Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Taryono.

HARIANTANGSEL.ID | Tangerang Selatan -  Jumlah sekolah yang menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bertambah 180 sekolah. Kini total 865 sekolah/lembaga yang menggelar PTM.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan, Taryono mengatakan, penambahan itu usai syarat yang diajukan melalui dapodik untuk pelaksanaan PTM sudah terverifikasi.

"Berdasarkan usulan dari sekolah dan kami sudah verifikasi dan sudah mengisi daftar kesiapan menerapkan prokes di dapodik, maka terjadi penambahan sekolah dari mulai jenjang PAUD/TK, SD, SMP dan juga non formal, " kata Taryono.

Taryono menuturkan, saat ini jumlah yang melaksanakan PTM berjumlah 865 sekolah. Sedangkan sebelumnya hanya 685 sekolah sejak penerapan perdananya, 6 September 2021 lalu. 

Ia memerinci, untuk jenjang taman kanak-kanak (TK) terdapat penambahan sebanyak 127 sekolah, sehingga kini berjumlah 335 sekolah. 

Sedangkan untuk jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) tercatat ada penambahan sebanyak 13 sekolah. 

"Jenjang sekolah dasar (SD) bertambah 15 sekolah menjadi 324 sekolah, sebelumnya hanya 309 sekolah. Kemudian sekolah menengah pertama (SMP) ada penambahan sebanyak 23 sekolah menjadi 191 sekolah, sebelumnya 168 sekolah, " paparnya.

Selain jenjang pendidikan formal, Taryono juga mencatat adanya satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta satu lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang menggelar PTM terbatas. 

"Sehingga jumlah sekolah yang gelar PTM terbatas di Kota Tangsel menjadi 865 sekolah, " terangnya.  

Seluruh sekolah dan lembaga yang kini telah melaksanakan PTM, kata Taryono, tetap diwajibkan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat dan konsisten. 

Taryono pun mewanti-wanti kepada seluruh sekolah, terutama yang baru melaksanakan PTM, untuk menerapkan protokol kesehatan agar tak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

Dia meminta, para wali kelas untuk melakukan deteksi dini soal kondisi kesehatan siswa sebelum berangkat ke sekolah, termasuk keluarga dan seluruh orang yang tinggal dalam rumah siswa tersebut.

"Siswa yang masuk sekolah dipastikan keluarganya tidak ada yang terpapar COVID-19 dan anaknya tidak dalam keadaan sakit. Jadi kalau ada keluarga yang sakit, pembantunya sakit, atau lagi isoman mislanya sekalipun anaknya enggak usah sekolah, " ungkap Taryono.

Dia juga meminta, semua keluarga siswa dan lingkungannya untuk berani jujur soal kondisi kesehatan siswa dan anggota keluarganya. Hal itu sebagai pencegahan adanya penyebaran COVID-19 di sekolah.

"Memang ini harus kolaborasi semua pihak wali kelas, orang tua siswa, masyarakat RT RW sama-sama memantau dan harus jujur. Karena kalau dalam keadaan sakit atau keluarganya terpapar kan bahaya bisa menularkan ke yang lain. Makanya ini yang ditingkatkan. Wali kelas yang peran sentral dari awal, " beber Taryono.

Setiap sekolah harus memaksimalkan peran satuan tugas Covid-19 di setiap sekolahnya. "Serta maksimalkan tugas wali kelas untuk mendeteksi dini sebelum anak datang ke sekolah. Juga koordinasi dan kolaborasi dengan puskesmas terdekat dan pimpinan wilayah (RT, RW, kelurahan) serta dengan orang tua siswa, " pungkasnya.

Anisa Nirmala Sari

Anisa Nirmala Sari

Previous Article

Sekolah Disegel Pemilik Tanah, Murid SDN...

Related Posts

Peringkat

Profle

Anisa Nirmala Sari verified

Harian Tangsel

Harian Tangsel verified

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Jul 9, 2020

Delysa

Delysa

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Mar 9, 2021

Seusy Adella

Seusy Adella

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Mar 9, 2021

Rosilianti

Rosilianti

Postingan Bulan ini: 0

Postingan Tahun ini: 0

Registered: Mar 28, 2021

Profle

Anisa Nirmala Sari verified

Pergantian Tahun Baru, 200 lebih Pejabat Pemkot Tangsel dirotasi
Diduga dijadikan Tempat Prostitusi Online, Satpol PP Gerebek Indekos di Pamulang
Diduga di Hipnotis, Seorang Perempuan di Tangsel Kehilangan Motor dan Laptop

Follow Us

Recommended Posts

Dindikbud Tangsel Izinkan Kantin Sekolah Buka Kembali
Sekolah Disegel Pemilik Tanah, Murid SDN di Tangerang Batal PTM
Pelajar Madrasah di Tangsel Terima Bantuan Kuota Internet 40 GB
MTsn 1 Tangsel Raih Juara 1 Kompetisi Robotik Madrasah Nasional 2021
Cegah Covid-19, Pemkot Tangerang Gelar Tes Acak 48 SMP

Random Posts